Sudah
hampir 19 bulan ini aku menjalin hubungan dengan pria ini. Sungguh sangat
menyenangkan mengalami sedih senang bersama dia. Banyak masa dimana aku perlu
mengerti dia dan dia mengerti aku. Banyak masa dimana aku perlu menekan egoku dan
dia menekan egonya. Proses untuk saling memahami, saling mengingatkan dan
saling sabar selalu kami alami. Aku dan dia memang berbeda. Aku terlalu serius,
dia terlalu santai. Aku pemaksa, dia penurut. Ada satu yang sama, sama-sama
keras kepala. Gengsi. Itu yang sering kami alami masing-masing, sehingga sering
kali menimbulkan konflik diantara kami. Di situasi itulah waktu kami untuk
introspeksi diri kami masing-masing. Jarak yang memisahkan kami memberikan
waktu untuk menilai kembali diri kami dan belajar untuk saling setia. Bagi dia,
aku adalah pilihan terakhirnya. Semua masih bisa berubah karena kita tidak
dapat memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Aku berusaha meyakini
itu tapi tidak mau berharap lebih. Aku juga harus menjaga hatiku. Bagiku,
segala yang berlebihan itu tidak baik. Aku hanya berharap, hubunganku dengan
dia berjalan baik-baik saja hingga akhirnya Tuhan yang menunjukkan jalan itu.
Tapi, aku tetap berusaha dan memperjuangkan dia untuk menjadi pasanganku kelak.
Apapun yang terjadi, jika Tuhan mengijinkan aku akan tetap memilihmu menjadi
pendampingku kelak. Saat ini kita nikmati masa pacaran kita yang LDR, yang
pasti akan masih banyak lagi cobaan yang merintangi kita.
I
will always love you till the end.
FXACA <3 BTK
(120612-120114)
