Wednesday, January 29, 2014

Kisah Aku dan Dia

Sudah hampir 19 bulan ini aku menjalin hubungan dengan pria ini. Sungguh sangat menyenangkan mengalami sedih senang bersama dia. Banyak masa dimana aku perlu mengerti dia dan dia mengerti aku. Banyak masa dimana aku perlu menekan egoku dan dia menekan egonya. Proses untuk saling memahami, saling mengingatkan dan saling sabar selalu kami alami. Aku dan dia memang berbeda. Aku terlalu serius, dia terlalu santai. Aku pemaksa, dia penurut. Ada satu yang sama, sama-sama keras kepala. Gengsi. Itu yang sering kami alami masing-masing, sehingga sering kali menimbulkan konflik diantara kami. Di situasi itulah waktu kami untuk introspeksi diri kami masing-masing. Jarak yang memisahkan kami memberikan waktu untuk menilai kembali diri kami dan belajar untuk saling setia. Bagi dia, aku adalah pilihan terakhirnya. Semua masih bisa berubah karena kita tidak dapat memprediksi apa yang akan terjadi di masa depan. Aku berusaha meyakini itu tapi tidak mau berharap lebih. Aku juga harus menjaga hatiku. Bagiku, segala yang berlebihan itu tidak baik. Aku hanya berharap, hubunganku dengan dia berjalan baik-baik saja hingga akhirnya Tuhan yang menunjukkan jalan itu. Tapi, aku tetap berusaha dan memperjuangkan dia untuk menjadi pasanganku kelak. Apapun yang terjadi, jika Tuhan mengijinkan aku akan tetap memilihmu menjadi pendampingku kelak. Saat ini kita nikmati masa pacaran kita yang LDR, yang pasti akan masih banyak lagi cobaan yang merintangi kita.
I will always love you till the end.
FXACA <3 BTK


(120612-120114)

Tuesday, December 31, 2013

Hidup itu....

Hidup itu masalah.
Sejak lahir pun kita sudah bermasalah.
Kita harus menangis dahulu agar bisa bernafas.
Kita harus belajar merangkak dahulu sebelum bisa berjalan.
Sejak kecil kita sudah dihadapkan dengan masalah dan harus dipecahkan.
Hidup kita memang masalah, tanpa masalah kita tidak hidup.
Lalu, bagaimana sikap kita terhadap masalah itu?
Hadapilah dan selesaikan!
Masalah mendewasakan kita untuk menjalani hidup.
Tetap tekun menghadapi masalah.
Yakin bahwa tiap masalah adalah sarana kita menuju bahagia.
Niscaya, masalah itu akan melebur dengan sendirinya.
Tuhan tidak akan memberi cobaan melebihi kemampuan kita, manusia.
Tuhan tahu ukuran kita karena Ialah yang menciptakan kita.
Jangan mengeluh, masalah kan selalu datang dalam hidup kita.
Masalah itu akan baik atau tidak
Tergantung dari cara kita menyikapinya.

Kamis, 19 Des2013
00.07 (kagak bisa tidur di kamar kost)

Harianku

Malam ini kau bercerita banyak
Mengenai jenuhnya kehidupanmu
Kau bercerita betapa monotonnya hidupmu
Hingga aku pun, kau abaikan.

"Lebih baik bertemu daripada sms atau telepon" katamu.
Memang begitu adanya...
Jarak terlalu kejam, waktu terlalu ganas, ego terlalu menguasai.
Ingin aku memberikan setitik warna dalam hidupmu.
Tidak sekarang, suatu saat nanti
Pasti aku akan memberikan warna itu.
Jika Tuhan mengijinkan semua pasti terjadi.
Just believe your time will come. :)

Salam Sayang Dariku Untukmu
*kiss*

Rabu, 18 Desember 2013
22.25 (sesaat setelah dia pulang)